Iwa K - Penantian

Malam menjelang kala

Mentari terbenam

Meninggalkan dirimu dalam penantian

Dalam kegelisahan yang

Tak kunjung hilang huh

Menunggu dirinya datang

Bulat membulat bola

Matamu yang coklat

Menatap jarum jarum yang

Terus bergerak

Tetap berdetak

Dengan cepat

Membawamu ke sudut

Wajahmu menengadah

Meredam resah

Berpaling dari dunia

Yang penuh amarah

Tiada yang pasti

Di hatimu kini

Membuatmu mencoba berlari

Dan bersembunyi

Tapi tetapi harus

Tetap kra akui

Betapa kau ingin

Dirinya hadir di sini

Ke dalam dekapanmu

Seperti dulu

Di mana rasa hangat

Selimutimu slalu

Tanpa terasa butir

Air dalam mata

Menetes basahi pipimu

Yang tak bernoda

Di kamar ini

Dirimu sendiri

Menahan rasa rindu

Yang tak pernah menepi

Akankah terdengar ketukan

Di pintu depan

Dan kan kau temui

Kembali tawa yang riang

Tapi itu kan tetap

Selalu menjadi mimpi

Tapi kau tak pernah

Peduli

Hapuslah keraguan

Di dalam hatimu

Menunggu

Kau 'kan

Tetap menunggu

Biarkanlah terjadi

Yang mesti terjadi

Asmara

Tak slalu jadi satu

Bergetar menggelegar

Jantungmu berdebar

Menunggu hari hari

Kembali bersinar

Kau tetap menanti menanti

Terus menanti

Tak ingin pergi

Tak ingin

Berhenti yee

Pandang memandang matamu

Menerawang

Kala dirimu tenggelam

Dalam lamunan

Hasrat yang menggebu

Gebu ingin bertemu

Dengan dirinya yang pernah

Menghiasi hari harimu

Slalu

Membelenggu dirimu

Menjadi teman setia

Dalam kehidupanmu

Melewati malam panjang

Yang tak bertepian

Kau dan dirimu dalam

Penantian panjang

Seakan dia takkan

Pernah datang

Untuk penuhi janji

Yang pernah terucapkan

Lewat tengah malam

Yang begitu kelam

Kau masih duduk

Terdiam di teras depan

Hapuslah keraguan

Di dalam hatimu

Menunggu

Kau 'kan

Tetap menunggu

Biarkanlah terjadi

Yang mesti terjadi

Asmara hou

Aslalu jadi satu

Hapuslah keraguan

Di dalam hatimu

Menunggu

Kau 'kan

Tetap menunggu

Biarkanlah terjadi

Yang mesti terjadi

Asmara hou tak slalu

Jadi satu

Malam menjelang kala

Mentari terbenam

Meninggalkan dirimu

Dalam penantian

Dalam kegelisahan yang

Tak kunjung hilang huh

Menunggu dirinya datang

Kini bulan menepi

Menggapai pagi

Kehadiran dirinya

Menjadi utopide

Segala fantasi

Yang kau yakini

'Tuk melewati hari

Harimu yang tak

Hapuslah keraguan

Di dalam hatimu

Menunggu

Kau 'kan

Tetap menunggu

Biarkanlah terjadi

Yang mesti terjadi

Asmara

Hou tak slalu

Jadi satu

Hapuslah keraguan

Di dalam hatimu

Menunggu

Kau 'kan

Tetap menunggu

Biarkanlah terjadi

Yang mesti terjadi

Asmara

Hou tak slalu

Jadi satu

Hapuslah keraguan

Di dalam hatimu

Menunggu

Kau 'kan

Tetap menunggu

Biarkanlah terjadi

Yang mesti terjadi

Asmara

Hou tak

Slalu

Jadi satu

Tags: #I #Iwa K #Indonesia